Cara Membatasi (Limit) Bandwidth dengan Queue Tree
A. Pendahuluan
Assalamualaikum wr.wb
Alhamdulillah berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa pada kesempatan kali ini saya masih diperkenankan untuk kembali menulis Blog ini. Pada hari ini saya akan memposting tentang Cara Membatasi (Limit) Bandwidth dengan Simple Queues. Yaudah yuk simak materi berikut :
B. Latar Belakang
Penggunaan internet kini sudah tiada batasnya, apalagi dengan adanya sosial media yang membuat kita semakin eksis di dunia maya. Tak jarang pula mengunggah foto maupun mengunduh video menjadi salah satu kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan. Namun, karena kuota kita terbatas membuat kegiatan tersebut menjadi terbatas. Oleh karena itu, perlunya pembatasan bandwidth internet menjadi sangat diperlukan. Selain Simple Queue yang merupakan fitur membatasi bandwidth pada Router MikroTik, ada juga Queue Tree yang konfigurasinya sedikit ribet ketimbang Simple Queue.
C. Maksud dan Tujuan
Untuk memberitahukan kepada pembaca bagaimana caranya membatasi bandwidth dengan menggunakan fitur Queues.
D. Alat dan Bahan
1. Laptop
2. Router
3. Winbox
4. Kabel UTP
5. Koneksi Internet
E. Waktu Pelaksanaan
Tanggal : 16 Mei 2019
Kurang lebih 20 menit
F. Pembahasan
Ada dua macam Queue pada MikroTik yaitu Queue Simple dan Queue Tree. Queue Simple adalah cara termudah untuk melakukan management bandwidth yang diterapkan pada jaringan skala kecil hingga menengah guna mengatur pemakaian bandwidth upload dan download tiap user. Sedangkan Queue Tree dapat melakukan pembatasan bandwidth berdasarkan group bahkan secara hierarki. Kita harus mengaktifkan fitur Mangle pada firewall jika ingin menggunakan Queue Tree.
Nah, karena postingan saya sebelumnya sudah membahas mengenai Simple Queue, kini saatnya kita berganti ke Queue Tree. Lalu bagaimana konfigurasinya ?
Berikut ini adalah langkah-langkah dalam membatasi bandwidth menggunakan Queue Tree :
1. Buka Winbox Anda dan pilih menu IP -> Firewall -> pada tab Mangle pilih Add (+). Maka akan muncul halaman Mangle Rule, yang akan kita lakukan pertama kali yaitu membuat Mangle untuk menandai koneksi Download. Pada tab General isikan Chain : Forward dan Dst. Address berupa IP user atau IP Network yang akan kita limit. Sedangkan pada tab Action pilih mark connection dan beri tanda pada New Connection Mark (client1-down) atau nama lainnya -> Apply - OK.
2. Lakukan hal yang sama seperti langkah pertama, hanya saja pada langkah kedua ini bertujuan untuk menandai koneksi Upload. Tab General isi Chain : Forward dan Src. Address berupa IP user atau IP Network yang akan di limit. Di tab Action pilih mark connection dan beri tanda pada New Connection Mark (client1-up) atau nama lainnya -> Apply - OK.
3. Setelah selesai membuat Mangle Connection, kini saatnya membuat Mangle Packet. Yang pertama kita buat untuk download terlebih dahulu dengan cara isikan Chain : Forward dan Connection Mark : client1-down (sesuai apa yang Anda buat tadi). Tab Action pilih mark packet dan pada New Packet Mark isikan con-down atau sesuai keinginan Anda -> Apply -> OK.
4. Untuk yang Upload masih sama seperti langkah ketiga, hanya saja isikan Chain : Forward dan Connection Mark : client1-up (sesuai apa yang Anda buat tadi) sedangkan pada tab Action pilih mark packet dan an pada New Packet Mark isikan con-up atau sesuai keinginan Anda -> Apply -> OK.
5. Nah, saatnya kita konfigurasi Queue Tree dengan cara pilih menu Queue -> pada tab Queue Tree pilih Add (+) . Lakukan konfigurasi untuk Download seperti berikut ini :
Keterangan :
Name : Nama untuk konfigurasi yang akan Anda buat
Parent : Interfaces lokal yang akan di limit
Packet Marks : Nama konfigurasi Mangle packet download
Limit At : Minimal bandwidth yang akan diberikan
Max Limit : Maksimal bandwidth yang akan diberikan
6. Sedangkan untuk Upload buat konfigurasi Queue Tree seperti dibawah ini :
Tahapan Test
1. Kini giliran melakukan pengetesan Queue Tree dengan cara non-aktifkan Queue Tree baik yang download maupun yang upload. Tujuannya agar kita tahu perbedaan besar bandwidth ketika menggunakan Queue Tree ataupun tidak menggunakannya. Caranya dengan pilih Queue download dan upload lalu pilih tanda (X).
Coba buka web browser dan kunjungi alamat pengukur besar bandwidth DISINI. Ini adalah hasilnya sebelum menggunakan Queue Tree :
Sebelum
Untuk yang sesudahnya centang kembali Queue download dan uploadnya. Seperti dibawah ini :
Hasil dari sesudah menggunakan Queue Tree adalah sebagai berikut :
Sesudah
Bisa dilihat bahwa bandwidth sebelum konfigurasi speed yang didapatkan lebih besar yaitu untuk download sebesar 0.21 Mbps dan upload sebesar 0.16 Mbps. Sedangkan sesudah konfigurasi, speed yang didapatkan lebih kecil yaitu untuk download sebesar 0.10 Mbps dan upload sebesar 0.13 Mbps. Pastikan besar bandwidth yang didapatkan tidak melebihi dari settingan yang telah dibuat.
H. Referensi
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=251
I. Penutup
Cukup sekian penjelasan materi kali ini. Semoga postingan saya ini bisa bermanfaat bagi para pembacanya. Apabila ada krisar yang mau disampaikan silahkan tulis di kolom komentar yang telah disediakan dibawah ini.
Wassalamualaikum wr.wb.













