Konfigurasi Dynamic Routing OSPF pada Cisco Packet Tracer

advertise here

Konfigurasi Dynamic Routing OSPF
pada Cisco Packet Tracer



A. Pendahuluan
       Assalamualaikum wr.wb

       Hallo readers, berjumpa lagi dengan saya Wuri Handayani. Kali ini saya akan memposting materi mengenai Konfigurasi Dynamic Routing OSPF pada Cisco Packet Tracer. Untuk lebih jelasnya kalian bisa membaca penjelasan berikut dibawah ini :

1. Pengertian
       Cisco Packet Tracer adalah tools e-learning yand dibuat oleh Cisco yang akan mensimulasi cara kerja suatu jaringan berdasarkan topologi dan konfigurasi yang diberlakukan oleh penggunanya persis seperti aslinya.

      OSPF atau Open Shortest Path First adalah sebuah protocol routing otomatis yang mampu menjaga dan mendistribusikan informasi routing antar network mengikuti setiap perubahan jaringan secara dinamis.
      
2. Latar Belakang
       Yang melatarbelakangi saya menulis blog mengenai Konfigurasi Dynamic Routing OSPF  pada Cisco Packet Tracer adalah untuk mengetahui bagaimana jaringan dapat terhubung meski pada jaringan yang berbeda-beda.

3. Maksud dan Tujuan
       Mengerti, mengenal dan mampu melakukan konfigurasi Dynamic Routing OSPF pada Cisco packet tracer.

B. Alat dan Bahan
       Laptop, charger, dan Packet Tracer 7.0

C. Jangka waktu pelaksanaan
       Tanggal : 21 Februari 2019
       Jam : 08.00 -16.00

D. Pembahasan

      Berikut adalah langkah-langkah dalam konfigurasi Dynamic Routing OSPF dalam cisco packet tracer :

1. Buatlah topologi pada cisco packet tracer dengan 4 buah router yang saling terhubung menggunakan kabel crossover seperti gambar berikut :


2. Langkah selanjutnya config pada masing-masing router, dimulai dari R0 hingga R3 dengan ketentuan bahwa start IP antara R0 dan R1 yaitu 192.168.20.0/24, lalu R1 dan R2 start IP nya yaitu 192.168.30.0/24 dan R2 dengan R3 start IP nya dimulai dari 192.168.40.0/24. Perintahnya seperti dibawah ini :

Pada Router 0


Pada Router 1


Pada Router 2
Pada Router 3

3. Langkah ketiga yaitu melakukan routing di setiap router.

Router 0

Router 1


Router 2


Router 3


4. Langkah terakhir yaitu lakukan Ping antar Router. Jika berhasil, maka contohnya seperti berikut :



E. Kesimpulan
        Antar router dapat saling terhubung satu sama lain.

F. Referensi
      -

G. Penutup
       Oke, readers mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan hari ini. Semoga dengan adanya postingan saya ini bisa bermanfaat bagi para pembaca. Terima kasih.
       Wassalamualaikum wr.wb

Click to comment